Yen Menguat Karena Neraca Perdagangan Surplus

Kam, Nov 19, 2015
USD JPY

Nilai tukar yen menguat karena neraca perdagangan Jepang surplus di bulan Oktober. Neraca perdagangan Jepang surplus dari kontribusi tumbuhnya ekspor mobil, komputer serta barang lainnya. Sementara untuk impor terjadi penyusutan akibat jatuhnya harga minyak dunia.

Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Jepang, dilaporkan neraca perdagangan tersebut mencapai 111.5 miliar yen di bulan Oktober 2015. Ini merupakan surplus yang pertama sejak 7 bulan ke belakang.

Perubahan dan masih jatuhnya harga minyak dunia menjadi faktor kunci untuk data perdagangan Jepang dengan terbatasnya sumber daya alam, seperti minyak sehingga impor minyak pun harus dilakukan. Selain itu baru beberapa tahun ke belakang terjadi kerusakan pembangkit energi nuklir Fukushima di tahun 2011 akibat terjadinya Tsunami maupun gempa.

Menteri Keuangan Jepang melaporkan walaupun tercatat pertumbuhan kenaikan ekspor mobil dan komputer, namun secara keseluruhan ekspor Jepang mengalami kemerosotan sebesar 2.1% di bulan Oktober dari tahun sebelumnya. Namun tidak separah impor yang mengalami kejatuhan sebesar 13.4%.

Akibatnya USD/JPY pada perdagangan forex mengalami penurunan sebesar 0.1% ke angka 123.51 karena penguatan Yen. Pada siang ini, Bank Sentral Jepang atau BOJ akan merilis kebijakan moneter terbaru disusul dengan pidato Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda. Analis memperkirakan bahwa BOJ akan mempertahankan kebijakan pembelian aset saat ini dan membahas target pencapaian inflasi 2%.