USD/JPY, Yen Terapresiasi Karena Produksi Industri Jepang Naik

Kam, Okt 29, 2015
Yen Terapresiasi

Di luar dugaan produksi industri Jepang untuk bulan September meningkat, ketika pelaku pasar menanti pengumuman hasil kebijakan moneter Bank Sentral Jepang atau BOJ. Akibatnya nilai tukar yen terapresiasi dengan baik oleh para pelaku pasar. Pelaku pasar memantau apakah Bank Sentral Jepang akan melakukan ekpansi atau tidak untuk program-program pelonggaran stimulusnya.

Diinformasikan jika output industri Jepang pada bulan September 2015 ini dinilai memuaskan, karena mengalami kenaikan sebesar 1% dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan 1% ini di luar dugaan analis yang memprediksi penurunan 0.6%. Yang menjadi pendorong kenaikan produksi industri Jepang di bulan September 2015 ini adalah barang, alat-alat elektronik dan kimia. Masih ada kekhawatiran karena perlambatan ekonomi di China sebagai negara tujuan ekspor utama Jepang, namun output industri tetap menghasilkan angka positif dan nilai tukar yen terapresiasi baik. Rilis output industri ini menjadi acuan penting bagi pejabat Bank Sentral Jepang untuk mempertimbangkan apakah akan ada kenaikkan jumlah program untuk pembelian aset atau tidak.

Para trader meyakini bahwa spekulasi penambahan stimulus Bank Sentral Jepang akan turun, dan ini terbukti seiring dengan penguatan mata uang Jepang terhadap dolar Amerika Serikat sebesar 0.2%. USD/JPY pada perdagangan mengalami penurunan ke level 120.74, setelah sebelumnya mencapai level 121 pada sesi malam paska The Fed mengumumkan keputusannya.

Dengan dirilisnya output data industri Jepang ini, membangkitkan rasa optimis bahwa Bank Sentral Jepang tidak perlu melakukan penambahan stimulus bagi perekonomian Jepang.  Pekerjaan rumah selanjutnya yang perlu dilakukan oleh Bank Sentral Jepang adalah memenuhi target inflasi 2% yang belum tercapai.