Tiga Cara Pemerintah Selamatkan Ketahanan Energi

Sen, Nov 30, 2015
ketahanan energi

Menurut Anggota Dewan Energi Nasional Rinaldy Darimi, saat ini pemerintah masih belum memiliki satu visi yang sama untuk mencapai tujuan energi masa depan di Indonesia. Rinaldy mengatakan, ada tiga hal utama yang perlu dilakukan oleh pemerintah agar ketahanan energi dapat tercapai.

Pertama, pemerintah perlu melakukan sinergi dengan Kementerian dan pemerintah daerah guna merumuskan kembali arah tujuan energi nasional yang dipahami secara bersama. “Apabila kita punya problem statemen yang sama, merumuskan yang sama, langkah-langkah dalam setiap penyelesaian masalah stake holder itu artinya sama,” ungkapnya. Dirinya menambahkan, saat ini antara Kementerian belum terdapat satu visi yang sama terkait arah pembangunan energi nasional sehingga tidak terbentuk satu tujuan yang sama.

Kedua, pemerintah perlu melalukan integrasi antara BUMN yang bertanggung jawab sebagai penyedia energi nasional. Hal ini dikarenakan saat ini belum terdapat integrasi antar BUMN yang dapat mendukung tercapainya ketahanan energi nasional. “Harus ada integrasi dalam kita menjalankan sesuatu. Antara PGN, dengan PLN, dengan Pertamina, itu tidak tereintegrasi,” kata Rinaldy.

Ketiga adalah konsistensi. Hal ini diperlukan untuk menjamin ketersediaan energi jangka panjang. Menurutnya, masa jabatan lima tahun dalam setiap pemerintahan dinilai menjadi akar masalah dalam perkembangan energi nasional. Sedangkan untuk pengembangan energi butuh waktu lebih dari lima tahun. “Pemasalahannya begini, pembangunan energi melebihi dari periode pemerintahan kira-kira lebih dari lima tahun,” tambahnya.