Pendapatan Pertamina Turun USD914 Juta

Jum, Okt 23, 2015
pertamina

Pada kuartal III-2015, PT Pertamina (Persero) mencatat penurunan laba bersih sebesar USD914 juta. Hal ini dikarenakan adanya tekanan dari persediaan harga minyak dunia yang melimpah dan kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Tahun ini, pada kuartal III-2015, Pertamina mencatat pendapatan sebesar USD10,21 miliar atau turun dari kuartal sebelumnya USD11,11 miliar. Sementara laba bersih pada kuartal III-2015 sebesar USD340 juta atau turun dari kuartal sebelumnya USD540 juta.

Arif Budiman selaku Direktur Keuangan Pertamina mengatakan pendapatan perseroan selama sembilan bulan di tahun 2015 mencapai USD31,99 miliar, turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD55,17 miliar. Sementara laba bersih perseroan juga menurun menjadi USD914 juta dari sebelumnya USD1,73 miliar. Untuk EBITDA sebesar USD3,56 miliar. “Kenapa jatuh? Bahwa harga minyak turun sangat jauh. Kalau di RKP kita pada awalnya USD60 per barel realisasi USD50, dan ada faktor kurs. Ini memang tekanannya luar biasa,” ungkapnya saat konferensi pers di kantornya. Arif mengatakan pihaknya tidak mau melakukan efisiensi yang nantinya dapat membunuh Pertamina. “Eksplorasi kita kurangi sedikit. Tahun ini mungkin bagus kalau kita kurangi tapi enggak bagus buat tahun-tahun mendatang,” tambahnya.