NTF Ekspor Nanas Asal Lampung sampai ke Negeri Paman Sam

Sen, Nov 16, 2015
ekspor nanas

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melepas ekspor nanas untuk tujuan Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah, Jepang, China, dan Australia dengan mendatangi salah satu produsen buah asal Lampung, yakni PT Nusantara Tropical Farm (NTF) yang memiliki luas lahan 3.700 hektar. Mentan juga berkesempatan melihat proses pasca panen sebelum nanas diekspor. Mulai dari setiap tandan pisang yang diproses dengan steril dan sangat teliti. Kotoran yang dibersihkan dari tiap sisir pisang. Pisang yang disortir tiap sisirnya lalu dikemas dalam kotak kardus. Sampai pada tahap akhir, tersedia tiga unit kontainer besar yang dilengkapi pendingin siap untuk mengangkut pisang untuk diekspor.

Pemilik NTF, Budi Setiawan menjelaskan, produksi NTF terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2014, produksi nanas segar NTF mencapai 513.580 ton, dari jumlah tersebut sebanyak 10.650 kontainer diekspor. Ekspor nanas kaleng terdiri dari 9.021 kontainer dan konsentrat nanas terdiri dari 1.629 kontainer.

Pada tahun 2015, Budi menjelaskan produksi buah NTF meningkat menjadi 514.750 ton nanas segar. Dari jumlah tersebut sebanyak 11.417 kontainer diekspor ke luar negeri dengan perincian ekspor nanas kaleng sebanyak 9.535 kontainer dan konsentrat nanas sebanyak 1.622 kontainer.

Selain ekspor nanas, NTF juga mengekspor pisang, tapi jumlahnya masih kecil. Budi menambahkan, di kebun milik NTF ditanam sejumlah tanaman buah tropis, seperti nanas, pisang, jambu kristal, buah naga, dan pepaya. Nanas dan pisang sudah diekspor rutin oleh NTF sejak beberapa tahun terakhir. Untuk nanas ekspornya dalam volume yang cukup besar.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah akan terus mendukung perusahaan dalam negeri untuk meningkatkan produksi dan menambah volume ekspor buah secara rutin ke luar negeri. Mentan menambahkan, saat ini sudah ada enam komoditi buah yang sudah diekspor antara lain manggis, pisang, nanas, salak dan mangga.