KTT G20 : Pertemuan Presiden Jokowi dan PM Kanada

Sel, Nov 17, 2015
G20

Disela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diadakan di Antalya, Turki, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. Pertemuan ini dilakukan jelang KTT G20 yang akan diselenggarakan tengah hari waktu Turki. Selain bertemu PM Kanada, Jokowi juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping. Pertemuan antara kedua pemimpin tersebut membahas upaya untuk meningkatkan kerjasama bilateral serta peningkatan kerja sama pada beberapa isu-isu global.

Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Trudeau menyampaikan rasa duka terhadap serangan terorisme yang terjadi di Paris dan menewaskan lebih dari 120 orang. Indonesia dan Kanada, memandang upaya memerangi radikalisme dan terorisme harus menjadi perhatian semua negara. Kedua pemimpin juga sepakat untuk tingkatkan kerja sama di bidang seperti hak asasi manusia, pengembangan demokrasi, dan penguatan interfaith dialogue.

Presiden Jokowi meminta agar Kanada dapat membuka pasarnya yang lebih lebar bagi produk Indonesia seperti karet, kertas, furniture, elektronik, alas kaki, kopi dan teh. Hal ini dilakukan karena mengingat pada tahun 2014, perdagangan antar kedua negara baru mencapai USD2,6 miliar.

Presiden Jokowi juga mendorong pengusaha Kanada untuk tingkatkan investasi di Indonesia khususnya di sektor SDM, pertanian, sustainable technologies serta infrastruktur. Dirinya menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kondisi lebih kondusif bagi investor di Indonesia sehingga pengusaha Kanada dapat memanfaat peluang dan kondisi ini.

Sedangkan untuk isu-isu global, Jokowi dan Trudeau membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama di bidang perubahan iklim dan pemberantasan transnational crime. Kedua pemimpin juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi efisiensi dan energi terbarukan serta pengelolaan lahan gambut. Untuk bidang transnational organised crime, kedua pemimpin sepakat untuk fokuskan kerja sama pada upaya pemberantasan terrorisme, IUU Fishing dan penyelundupan obat-obatan terlarang.