Belajar Forex

Dalam Sekolah Trading Belajar Forex, kelas akan dibagi menjadi 4 tingkatan, yaitu :

1. Sitting Duck, Di tingkat pertama dinamakan Sitting Duck Class. Disini Anda akan belajar dasar-dasar investasi umum dan sedikit pengertian forex. Kelas ini ditujukan bagi Anda yang memang masih sangat awam dalam dunia investasi. Mengenai mengapa dinamakan “Sitting Duck” (Bahasa Indonesianya: Sasaran Empuk), itu karena para pemula investasi trading ini masih digolongkan sebagai investor pemula yang dapat menjadi sasaran empuk berbagai jenis penipuan serta kompleksitas volatilitas pasar. Pasar forex belum cocok bagi para “sitting duck”. Mereka masih melihat dunia investasi trading forex hanya dari sisi profit saja tanpa mengetahui sedang berada di daerah yang berbahaya dan ada ’pemangsa yang mengintai’. Bahaya yang berupa resiko market dan kenyataan bahwa dunia investasi tentu saja sama dengan dunia bisnis lainnya yaitu di dalamnya ada orang baik dan orang jahat yang mencari calon mangsa.

2. Kelas kedua dinamakan “Walking Lamb”. Karena Anda sudah dapat mulai berjalan dan tidak lagi duduk seperti seekor bebek (sasaran empuk), maka kelas selanjutnya dinamakan sebagai ‘domba berjalan’. Domba dapat mengenali serigala dan dapat menjauhinya menuju tempat yang lebih aman. Namun domba tetaplah seekor domba, belum memiliki cukup kemampuan untuk menghindar dari terkaman musuh apalagi membalasnya. Di kelas ini, Anda akan mempelajari hal-hal yang lebih dalam mengenai investasi trading forex. Anda sudah mulai memasuki forex dari sisi praktisnya dan tidak lagi membahas konsep dasar.

3. Kelas berikutnya dinamakan “Running Pig.” atau Babi yang berlari. Nama yang agak vulgar tapi kebanyakan pemain forex tersangkut disini. Seekor babi dapat berlari dengan cepat namun sulit berbelok dan tidak gesit sama sekali dalam larinya. Tidak memiliki cukup kemampuan untuk melihat apa yang terjadi di depan mereka. Begitu pun banyak trader melakukan trading seperti ini. Mereka beranggapan bahwa sudah cukup mengetahui teori tertentu yang baru berhasil beberapa kali kemudian masuk dalam trading sesungguhnya dengan mem’babi’ buta. Pasar forex penuh dengan kuburan para trader seperti ini.

4. Kelas terakhir dari pelajaran forex kita adalah “Hunting Fox”. Di kelas ini Anda akan belajar untuk tidak terburu-buru namun bukan berarti takut mengambil keputusan. Berani namun tidak gegabah. Tahu kapan waktunya masuk dan menyerang, kapan waktunya keluar dan kapan waktunya diam dan terus mengintai dengan sabar. Tidak idealis tetapi realistis. Cepat berubah mengikuti pergerakan pasar dengan cerdik dan menjadikan market sebagai buruan mereka. Buruan boleh jadi berbahaya namun mereka telah menyiapkan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi sehingga mereka layak disebut hunting fox. Tidak banyak yang dapat mencapai tahapan ini, suatu tahapan di mana mereka melakukan trading dengan memperoleh profit dari market secara konsisten.